The Phantom 4

Ri_unlimited9
Posts: 18
Joined: Mon Feb 29, 2016 9:53 am

The Phantom 4

Post: #21 Ri_unlimited9
Mon Apr 04, 2016 4:30 pm

Summary

Pesawat tanpa awak memliki bentuk, ukuran, konfigurasi dan karakter yang bervariasi. Sejarah pesawat tanpa awak adalah Drone target, pesawat tanpa awak yang digunakan sebagai sasaran tembak. Perkembangan kontrol otomatis membuat pesawat sasaran tembak yang sederhana mampu berubah menjadi pesawat tanpa awak yang kompleks dan rumit.
Kontrol pesawat tanpa awak ada dua variasi utama, variasi pertama yaitu dikontrol melalui pengendali jarak jauh dan variasi kedua adalah pesawat yang terbang secara mandiri berdasarkan program yang dimasukan kedalam pesawat sebelum terbang.
Saat ini, pesawat tanpa awak mampu melakukan misi pengintaian dan penyerangan. Walaupun banyak laporan mengatakan bahwa banyak serangan pesawat tanpa awak yang berhasil tetapi pesawat tanpa awak mempunyai reputasi untuk menyerang secara berlebihan atau menyerang target yang salah.
Pesawat tanpa awak juga semakin banyak digunakan untuk keperluan sipil (non militer) seperti pemadam kebakaran , keamanan non militer atau pemeriksaan jalur pemipaan. Pesawat tanpa awak sering melakukan tugas yang dianggap terlalu kotor dan terlalu berbahaya utnuk pesawat berawak.
Saat ini Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) telah diproduksi oleh industri dalam negeri antara lain : PT. Dirgantara Indonesia, PT. UAV Indo, PT. Globalindo Tekhnologi Service Indonesia, PT. RAI (Robo Aero Indonesia), PT. Aviator dan PT. Carita. Adapun PTTA hasil produk dalam negeri tersebut saat ini digunakan untuk kepentingan olahraga kedirgantaraan dan beberapa industi masih mengadakan pengembangan PTTA untuk kepentingan sasaran latihan Arhanud. Dengan adanya kemampuan berbagai industri dalam negeri dalam mengembangkan PTTA tersebut, merupakan potensi dan peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan PTTA yang memiliki kemampuan sebagai pesawat pengintai/pemantau sasaran/objek dari udara. Pengembangan PTTA tersebut dilakukan dengan melengkapi sebuah kamera dan hasilnya secara langsung dapat diamati pada layer Display di Ground Station.

The Future Of Possible This Is Phantom 4

Sebuah Perusahaan China-US bernama DJI yang bergerak di bidang Pesawat Tanpa Awak atau biasa Disebut Drone ini meluncurkan produk series terbaru mereka dan menjadi andalan mereka pada era ini. Pesawat Tanpa Awak/Drone ini Bernama Phantom 4. Dalam sebuah perancangan Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA), terlebih dahulu harus mendefinisikan misi penerbangan seperti apa yang akan dilakukan oleh pesawat tersebut. Hal ini harus dilakukan karena tidak ada satu jenis PTTA yang bisa melakukan semua misi yang ada dalam penerbangan. Pesawat Terbang Tanpa Awak dimaksudkan untuk mengemban misi pemantauan udara untuk melihat objek yang diam atau bergerak diatas permukaan tanah. Misi tersebut dilakukan diwilayah dengan dukungan infrastruktur yang minim seperti daerah hutan, pegunungan, rawa dan lain-lain. Dengan misi tersebut, maka PTTA harus merupakan gabungan karakter antara tipe pesawat sport, trainer dan pesawat trainer glider, yaitu berkecepatan rendah, sangat stabil, dapat melayang dan mudah dikendalikan. Agar dapat melakukan pemantauan dengan saksama maka PTTA harus memiliki tinggi terbang 200 m, kecepatan terbang 60 km/jam dan lama terbang 60 menit.
Agar dapat dimobilisasi/demobilisasi dengan mudah maka pesawat tersebut harus praktis, portable dan agar dioperasikan secara “Take off hand launched” maka bobot dari pesawat harus ringan agar dapat diluncurkan dengan menggunakan tangan, sehingga berat pesawat harus lebih kecil dari 6 kg. Sementara itu, pada bagian Airframe/Fuslage PTTA terdapat berbagai instrument, untuk itu perlu lift yang besar dari pesawat, untuk memperoleh lift yang besar maka sayap harus luas, menggunakan wing aerofoil Un simetris dengan letak letak sayap berada diatas airframe dan menggunakan engine power yang tidak terlalu besar. Disamping onstrimen yang terdapat dalam pesawat, PTTA dilengkapi video camera system dengan karakteristik sebagai berikut :
• Resolusi: minimum sama dengan resolusi TV yaitu 420 baris
• Berat: tidak lebih dari 500 gr
• Volume: tidal lebih dari 350 cm3
• Telemetry: Line of Sight (LOS) dengan frekuensi yang aman

Terlebih dari Spesifikasi Basic nya Phantom 4 ini sudah diperbaharui oleh features-features canggih serta Spesifkasi di atas rata-rata di bandingkan drone lainnya,

Berikut detail dari spesifikasi The Phantom Amazing 4 ini :
Aircraft

Weight (Including Battery) 1380 g
Max Ascent Speed 6 m/s (Sport mode)
Max Descent Speed 4 m/s (Sport mode)
Max Speed 20 m/s (Sport mode)
Max Service Ceiling Above Sea Level 19685 feet (6000 m)
Max Flight Time Approx. 28 minutes
Operating Temperature Range 32° to 104° F (0° to 40° C)
Satellite Systems GPS / GLONASS
Hovering Accuracy Vertical:
+/- 0.1 m (when Vision Positioning is active) +/-0.5 m
Horizontal:
+/- 0.3 m (when Vision Positioning is active) +/-1.5 m

Camera

Sensor 1/2.3” Effective pixels:12 M
Lens FOV ( Field Of View ) 94° 20 mm ( 35 mm format equivalent ) f/2.8 focus at ∞
ISO Range 100 - 3200 ( video ) 100 - 1600 ( photo )
Electronic Shutter Speed 8 s to 1/8000 s
Max Image Size 4000×3000
Still Photography Modes Single shot
Burst shooting: 3 / 5 / 7 frames
Auto Exposure Bracketing ( AEB ): 3 / 5 bracketed frames at 0.7 EV Bias
Time-lapse

HDR

Video Recording Modes UHD: 4096×2160 (4K) 24 / 25p
3840×2160 (4K) 24 / 25 / 30p
2704×1520 (2.7K) 24 / 25 / 30p
FHD: 1920×1080 24 / 25 / 30 / 48 / 50 / 60 / 120p
HD: 1280×720 24 / 25 / 30 / 48 / 50 / 60p
Max Video Bitrate 60 Mbps
Supported File Systems FAT32 ( ≤ 32 GB ); exFAT ( > 32 GB )
Photo JPEG, DNG ( RAW )
Video MP4 / MOV ( MPEG – 4 AVC / H.264 )
Supported SD Cards Micro SD, Max capacity: 64GB. Class 10 or UHS-1 rating required
Operating Temperature 32° to 104° F ( 0° to 40° C )

Gimbal

Controllable Range Pitch: -90° to +30°
Vision Positioning System
Velocity Range ≤10 m/s ( 2 m above ground )
Altitude Range 0 - 33 feet (0 - 10 m)
Operating Range 0 - 33 feet (0 - 10 m)
Operating Environment Surfaces with a clear pattern and adequate lighting (lux > 15)

Remote Controller

Operating Frequency 2.400 GHz to 2.483 GHz
Max Transmission Distance FCC Compliant: 3.1 mi ( 5 km );
CE Compliant: 2.2 mi ( 3.5 km )( Unobstructed, free of interference )
Operating Temperature 32° to 104° F ( 0° to 40° C )
Battery 6000 mAh LiPo 2S
Transmitter Power ( EIRP ) FCC: 23 dBm; CE: 17 dBm
Operating Voltage 7.4V @ 1.2A

Intelligent Flight Battery( PH4 - 5350 mAh -15.2 V )

Capacity 5350 mAh
Voltage 15.2 V
Battery Type LiPo 4S
Energy 81.3 Wh
Net Weight 462 g
Operating Temperature 14° to 104° F ( -10° to 40° C )
Max Charging Power 100 W

Return to “Articles”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests